Hallo teman – teman apa kabar? Sehat selalu pasti kan ya hehe. Kali ini saya akan membahas tentang Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Selo. Dijamin gabakal nyesel deh jika kalian mendaki gunung Merbabu via Selo ini. Pemandangannya sangat indah sekali subhanallah, Gunung ini juga bisa dibilang paling favorit lah dikalangan para pendaki. Tapi dibalik semua itu pasti butuh perjuangan untuk mencapai puncaknya dong. Kali ini saya akan membahasnya secara versi pengalaman saya sendiri mestinya.

Gunung Merbabu adalah gunung berapi yang memiliki ketinggian 3142 Mdpl, gunung ini bertipe strato, dan terletak di Wilayah Boyolali pada lereng sebelah timur, Magelang di sebelah barat, selatan wilayah Salatiga, dan juga Wilayah Semarang di lereng sebelah utara.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Kram Kaki Saat Mendaki

Jalur pendakian gunung Merbabu tidak terlalu ekstrim, banyak bonusnya tidak nanjak terus yang bikin kita lemas wkwk. Dan ini sangat cocok bagi para pemula yang mau naik gunung ini.

Jalur Pendakian Merbabu itu ada 5 jalur resmi:

  • Jalur Tracking Pendakian via Selo
  • Jalur Tracking Pendakian via Wekas
  • Jalur Tracking Pendakian via Suwanting
  • Jalur Tracking Pendakian via Thekelan
  • Jalur Tracking Pendakian via Chuntel

Memulai Perjalanan 

Foto oleh PerdanaSam /Basecamp Merbabu 
Saya bertiga dengan teman saya memulai perjalanan pada tanggal 5 April 2019 start dari kota Kebumen, Tempat tinggal kami. Kami berangkat pukul 9 malam dan sampai basecamp sekitar jam setengah 2 malam. Harusnya perjalanan cuma 3 jam tapi ini molor gara – gara mampir ke warung buat ngopi sama ngisi perut karena waktu awal berangkat belum ada yang makan sama sekali, jadilah kita mampir di warung dulu wkwk

Gerbang Pendakian

Kami bertiga bangun pukul 6 pagi lalu memesan makanan dan minuman yang ada di basecamp merbabu, btw basecamp di Merbabu tidak hanya satu loh gan tapi ada sekitar kurang lebih 10 basecamp dan pada saat kesana ada beberapa yang sudah full. Selesai makan kami langsung packing kembali barang bawaan kami dan berangkat jam 8.45. Setelah gerbang pendakian kita diwajibkan untuk melakukan registrasi/Simaksi. 15 kemudian, kenapa bisa 15 menit? Karena ramai sekali yang ingin mendaki gunung ini. Akhirnya kita bisa melanjutkan dengan membayar uang sebesar 15.000/orang.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Air Dalam Situasi Mendesak Saat Mendaki
Foto oleh PerdanaSam /Gerbang Pendakian

Pos 2 – Pandean

Waktu dari basecamp menuju pos 1 kira – kira 150 menit, atau 2 jam setengah. Di perjalanan kita masih disuguhi track yang landai ada nanjaknya tetapi sedikit – sedikit hehe. Disini juga masih kawasan tertutup atau masih di area hutan. Diperjalanan kita menjumpai beberapa kera yang sedang santai diatas pohon dan pemandangannya indah gan!. Awal perjalanan saja sudah indah apalagi nanti dipuncaknya?
Foto oleh PerdanaSam /Jalur Menuju Pos 2

Pos 3 – Batu Tulis

Waktu dari basecamp menuju pos 1 kira – kira 150 menit, atau 2 jam setengah. Di perjalanan kita masih disuguhi track yang landai ada nanjaknya tetapi sedikit – sedikit hehe. Disini juga masih kawasan tertutup atau masih di area hutan. Diperjalanan kita menjumpai beberapa kera yang sedang santai diatas pohon dan pemandangannya indah gan!. Awal perjalanan saja sudah indah apalagi nanti dipuncaknya?

Baca Juga :  Persiapan Pendakian untuk Wanita

Foto oleh PerdanaSam /Jalur Menuju Pos 3
Foto oleh PerdanaSam / Pos 3

Pos 4 – Sabana 1

Setelah kita berjalan selama sekitar 150 menit, sampailah kita di Pos 2, Pos 2 berbentuk shelter dan lahan yang cukup luas jika (lihat gambar diatas) Anda bisa nge camp disini, bisa muat tenda 5-6 tenda mungkin. Setelah kita istirahat makan cemilan dan minum selama 15 menit, kita lanjut perjalanan menuju pos 3 yang kira – kira waktu perjalanannya sekitar 60 menit kurang lebihnya. Tracknya pun landai dan tanjakan yang curam berada di dekat pos 3 lebih tepatnya dibawahnya.
Foto oleh PerdanaSam /Jalur Menuju Sabana 1
Setelah 20 menit kita istirahat sambil tidur – tiduran, setelah itu kita melanjutkan perjalanan menuju Sabana 1. Jalurnya menanjak terus ga ada bonusnya gan wkwk. Waktu untuk mencapai Sabana kira – kira sekitar 90 menit. Saat saya di jalur ini cuaca mulai berkabut tetapi masih bisa lihat pemandangan lah kalo nunggu kabutnya lewat, pemandangannya sungguh amat indah
Foto oleh PerdanaSam
Sebelum sampai sabana 1 kami kehujanan di track padahal sabana 1 sudah dekat, melihat kondisi teman saya yang tidak memungkinkan lanjut ke sabana 2 jadi kita nge camp di sabana 1 ini. Setelah makan dan minum kopi hangat kita lalu beristirahat. Dan pada pagi harinya kita melihat sunrise di sabana 1 ini meskipun telat, kita bangun jam 6 pagi wkwk.
Foto oleh PerdanaSam

Baca Juga :  Gunung – Gunung yang Berada di Gorontalo

Pagi itu kita masak makanan dan tak lupa membuat minuman hangat utuk menghangatkan tubuh kita. Lalu tidak lupa kita mengambil foto di sabana 1 ini. Gunung merapinya sangat gagah, ingin rasanya mendaki gunung merapi tapi sayang merapinya lagi batuk dan tidak dapat di daki pada saati ini.

Pos 5 – Sabana 2

Setelah semua barang dirapikan, kita berangkat menuju puncak pukul 8 pagi kalau tidak salah. Jalurnya menanjak namun masih ada bonusnya lah.Lalu kita sampai di sabana 2 pada pukul 9.30 pagi.

Foto oleh PerdanaSam

Watu Lumpang

15 menit berjalan sampailah kita di Watu Lumpang. Disini terdapat batu yang tengahnya berlubang entah fungsinya apa yang jelas peninggalan jaman dulu mungkin. Sekarang tinggal satu step lagi untuk mencapai puncak Trianggulasi dan Kentengsongo. Jarak antara Watu Lumpang ke puncak sekitar 45 menit.
Foto oleh PerdanaSam
5 menit berjalan sampailah kita di Puncak KentengSongo, Sebenarnya kita ingin menuju ke Puncak Syarif tetapi karna jaraknya lumayan jauh dan jalurnya cukup terjal ditambah kabut juga yang semakin tebal.
Akhirnya kami tidak mau memaksakan ke Puncak Syarif karena Kondisi dan jarak. Kami lalu turun menuju Sabana 1, Lalu packing barang lanjut turun ke Basecamp. Waktu total pada saat kami perjalanan turun sekitar setengah perjalanan naik atau 5 jam kurang lebihnya.
Semoga info tentang Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Selo membantu teman – teman yang mau melakukan pendakian. Maaf jika penulisan kurang rapi soalnya bukan penulis wkwk. Jangan lupa share ke teman – teman ya, Jika ingin bertanya seputar Pendakian Merbabu bisa tulis di kolom komentar atau kirim pesan ke saya via Contact. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya.